​SECERCAH RINDU YANG BASAH

Tak apa di luar hujan, asalkan bukan hujan di pipimu, sayang.

Gerimis di luar, pelangi di hatiku. Secercah rindu untukmu.

Pelangi di luar mengusir harapan sendu, pelangimu mengupas ruas-ruas rinduku. Sayang, kemarilah ke pelukanku.

Hujan reda menyapu semua resah. Hangat pelukmu membuatku tak ingin terjaga. Andai ini berlangsung selamanya.

Siapalah kita, hanya manusia. Wujud cinta suci ialah doa. Mari memohon bersama, agar restu-Nya menyertai kita.

Kuingin bersamamu hingga raga memisahkan. Kala tiba masa, cinta kita dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya, maka aku bisa bersaksi, bahwa aku telah ikhlas mencintaimu hingga ke surga.

-esfladys & Dini. A, 090217-

Advertisements

4 thoughts on “​SECERCAH RINDU YANG BASAH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s