Belum Ada

Aku dipenuhi kesukaan

Kadang ketika orang lain menderita

Kadang ketika tersandung puji-pujian

Dan sering terlena dalam sanjungan sambil mengintip-ngintip

Akulah kesukaan yang ceria; tanpa sesiapa aku “suka”
Tanpa peduli aku,

Bersemayam beribu pesan

Satu-persatu mereka telan

Diksi demi diksi berhamburan

Itulah caraku mengabadikan isi pikiran
Seperti kawanan camar mencuri kabar

dari udara, bersembunyi karena badai

menitipkan pesan lewat pola, bak serdadu tanpa komandan

merias udara tanda kiamat
…aku “persetan”

Tuan-puan dengar atau tidak

aku terbang demi para mata

yang siap dan berjaga-jaga

demi hidup, yang tak mendengar akan tuli,

tak melihat akan buta,

tak percaya akan mati

dan yang tak peduli kan bersemayam di neraka

temannya api,

mentari ketujuh; terbakar tanpa ampun juga tak berujung ruang-waktu

-18 November 2016, Shelly Fw a.k.a eslfadys & Marshall-

(engkau telinga: hendaklah mendengar)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s