Wahai Surga Kecilku

Aku selalu tersihir oleh pesonamu. Pada segala keelokan dan harum namamu. Inginku mengunjungimu, bermain-main denganmu. Menghipnotis diri dengan buaian surgawimu. Mengabadikan segala yang tercecap semua indraku, seandainya aku mampu.

Karena aku tidak percaya mereka.  Pada yang telah menjamahmu dan menyusuri panoramamu dengan leluasa. Aku ingin merasakanmu dengan raga dan juga batinku, karena itulah aku benar-benar berharap agar suatu saat aku bisa datang ke sana—di mana kau berada.

Kata mereka, keindahanmu luar biasa. Kehijauanmu tak perlu diragukan. Suara bagpipe yang sering terdengar di sana begitu unik tak terkira. Kastil demi kastil berdiri kokoh, menunggu untuk disapa. Belum lagi aksen aduhai khas orang-orangmu. Oya, bahkan monster Loch Ness berasal dari danaumu! Benarkah itu, Ed? Bolehkah aku membuktikan semua itu sendiri?

Ed, tunggulah aku. Mungkin barang beberapa tahun lagi aku ‘kan memijakkan kaki di sana. Bersabarlah. Selepas kita bersua, aku akan mengabadikanmu dalam karya yang kelak kupersembahkan pada dunia. Ed, kau membuatku gila!

Edinburgh, aku padamu ❤

-Shelly Fw, 12 Maret 2017-

81Perjalanan-1
Edinburgh (sumber: ummi-online.com)

 

 

 

 

 

Advertisements

2 thoughts on “Wahai Surga Kecilku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s