Indonesian Pick Up Line #67 (Spesial Hari Guru Nasional) 

Kau

adalah guru yang selalu mengajarkan padaku

bagaimana menjaga cinta yang utuh—tumbuh

juga, bagaimana bangkit dari rasa rapuh—runtuh

Advertisements

Surat Kepada Generasi Muda Zaman Now

Dari: Shelly Fw 

Isi Surat: 

Wahai para generasi muda muda penerus bangsa, saya harap kalian membaca surat ini dalam keadan sehat walafiat.
Ketahuilah, kawan. Sehat bukan hanya tentang raga yang lincah. Sehat juga tentang menjaga pikiran dan perbuatan. Sulit, memang. Saya sangat pernah merasakannya. Tak hanya berkonflik dengan orang-orang di sekitar, tapi juga dengan diri sendiri. Dengan ego atau emosi; dua hal yang sering membuat prioritas jadi kabur. Tak jelas. 

Kawan, banyak sekali yang menganggap bahwa kehidupan generasi kalian begitu enak. Main gim lewat ponsel pintar. Menghubungi teman semudah dan secepat roda berputar. Semua serba instan. 

Ingat, banyak juga yang beranggapan bahwa interaksi sosial kalian kurang sehat. Jarang bercengkerama, lah. Lebih memilih tenggelam dalam dunia maya, lah. Apatis, lah. Mau menang sendiri, lah. Dan masih banyak lagi.

Kawan, kalau kalian tidak setuju dengan anggapan tersebut, gampang saja. Buktikanlah! Buktikanlah bahwa anggapan itu salah. Buktikan bahwa kalian memang bisa menjadikan hal-hal di sekitar sebagai batu loncatan menuju kesuksesan. Buktikan pada mereka semua, kalian tak pantas diremehkan. Buktikan bahwa kalian dapat mengepakkan sayap, terbang mencapai cita-cita dan menggapai asa. Dapat menjadi insan yang berguna. Dapat berkarya untuk jiwa-jiwa yang tersesat di luar sana. Melesat untuk semakin mengharumkan nama orang-orang yang selama ini mendukung kalian. Percayalah, tiada kata terlambat untuk itu semua. 

Saya percaya, kalian bisa. Harapan saya, kalian sanggup melakukannya. Wahai kawan, kepada siapa lagi saya harus berharap mengenai ini semua?
Sekian. Salam sehat jiwa dan raga.

~~~

-031117- 

Smalltalk Prompt

Btw, aku hendak menyumbang postingan²ku sebagai prompt writing hehehe. Mungkin ada yang minat? Yang ini ga terbatas waktu dan bisa kapan aja diadopsi sih. Btw prompts dariku agak beda, karena bentuknya percakapan.

 ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ  ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ 

Foto di atas adalah contoh prompt ini. Bisa diadopsi sebagian atau seluruh percakapannya. Boleh juga dikembangkan dalam bentuk puisi, prosa, cerpen, novel, atau karya bentuk lainnya. Prompts ini bisa ditengok di https://www.storial.co/book/smalltalk atau cek tagar #smalltalkprompt di instagram

(jangan lupa gunakan tagar #smalltalkprompt kalau sudah mengadopsi prompts ini ya hehe). ㅤㅤ ㅤㅤ 

ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ 

ㅤㅤ  ㅤㅤ ㅤㅤ • Apakah boleh kalau aku mengadopsi prompt ini bukan dalam bentuk percakapan? Dalam narasi, misalnya?

Boleh banget.

 ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ • Bagaimana kalau aku menggunakan prompt ini pada novel atau cerpen? 

Kalau dipublish secara daring atau online, silakan tambahkan tagar #smalltalkprompt tapi kalau tidak, ya tak apa. But if you don’t mind, let me know :3 atau boleh juga post judul ceritamu saja, lalu gunakan tagar #smalltalkprompt

 ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ • Bolehkah kalau dipost di medsos lain seperti twitter atau blog? 

Bebas. Yang penting postingan usahakan bersifat publik ya, jadi bisa dilihat semua orang.

 ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ • Apa tujuan gerakan #smalltalkprompt ini?

Sederhana saja. Aku ingin gerakan kecil²an ini menjadi tantangan tersendiri yang dapat meningkatkan kreativitas.  ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ 

ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ 

Salam kreatif ~❤

-Shelly Fw-  ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ